Tuesday, December 28, 2010

Membangun Koperasi Sebagai Basis Gerakan Ekonomi Rakyat

Babak awal berjalanya KSU Manunggal Jaya telah dimulai seiring dilaksanakanya Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertama pada tanggal 14 Mei 2008 di RM. Elangsari Boyolali. Dalam rapat tahunan pertama tersebut segala sesuatu mengenai keberadaan dan keberlangsungan KSU di dibahas. Berbeda sebagaimana koperasi lain yang biasanya RAT di isi oleh laporan usaha yang telah dijalankan selama satu tahun oleh pengurus, akan tetapi RAT yang dilaksanakan oleh KSU Manunggal Jaya diisi oleh diskusi megenai program kerja dan aktifitas kedepan oleh segenap anggota dan pengurus. Perbedaan tersebutlah yang menjadi ciri khas pada KSU ini karena selain keuntungan dari sisi ekonomi yang akan diraih, juga pemberdayaan terhadap anggota dalam berorganisasi menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Dalam sambutanya ketua KSU Manunggal Jaya Ismail menyampaikan bahwa KSU Manunggal Jaya mempunyai kelebihan pada sisi anggota yang sangat plural baik secara geografis dimana anggota tersebar pada beberapa kecamatan di Boyolali serta dari sisi sosial dan status usaha yang dikembangkan oleh anggota. Diantaranya terdapat kelompok dengan usaha kecil seperti pedagang oprokan, usaha kecil menengah bahkan kelompok para korban orde baru (Pakorba). Dengan latar belakang tersebut dirinya mengajak seluruh anggota untuk berpikir maju bersama KSU tersebut, sehingga anggota mampu mengembangkan usaha di wilayah masing-masing untuk kesejahteraan bersama. ”koperasi ini dijalankan sebagai bentuk wadah untuk menggerakan basis kekuatan ekonomi rakyat. Sehingga masyarakat kecil akan mampu mandiri dalam menggapai kesejahteraan” tuturnya.

Diceritakanya KSU Manunggal Jaya tersebut diinisiasi sejak bulan April tahun 2007, dan pada Januari 2008 telah melakukan rapat bersama untuk mengurus badan hukum. Pada tanggal 5 Februari 2008 KSU telah disahkan oleh Notaris dan pada tanggal 25 Maret 2008 telah mendapat pengesahan dari Meneg Koperasi dan UKM dengan nomor: 840/BH/XIV.5/III/2008.

Penasehat KSU Manunggal Jaya M. Amin menegaskan kepada pengurus dan anggota untuk benar-benar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara serius untuk membesarkan organisasi. Menurutnya, satu yang hal yang akan menentukan KSU maju atau tidak adalah kesungguhan dan kerja keras pengurus dan anggota. ”Ada lebih dari puluhan ribu koperasi di Indonesia, namun tidak semuanya berjalan dan hidup, dan saya berharap KSU BMJ nanti tidak termasuk salah satu yang tidak hidup tadi” katanya. ”Saya bangga bahwa koperasi ini hadir meskipun banyak berbeda dari anggotanya, ada yang dari kelompok urban poor, dari perkumpulan Parkoba yang secara geografis berjauhan, ada yang di cepogo dan ada yang di wonosegoro. Namun dari kemajemukan ini justru menjadi titik poin kelebihan koperasi ini. Dengan kemajemukan tersebut saya percaya akan menjadi nilai untuk memajukan koperasi ini” tambahnya. Menurutnya, koperasi merupakan konsep ekonomi kerakyatan yang paling baik dari konsep-konsep ekonomi yang ada.

Sementara Dinas Perdagangan dan Koperasi yang diwakili oleh Baroto mengharapkan keberadaan KSU BMJ tersebut mampu membantu mengembangkan dan meningkatkan potensi lokal masyarakat demi mencapai kesejahteraan. ”Saya berharap KSU ini dapat berkembang menjadi koperasi besar yang mampu memberikan kesejahteraan kepada seluruh anggotanya” katanya.

Menurutnya, dalam kaitannya dengan pengembangan kopersasi yang menjadi kegiatan utama adalah simpan pinjam, namun dia berharap bisa berkembang menjadi kegiatan yang lain yang bersifa produktif dengan meningkatkan potensi lokal menjadi sebuah produk unggulan melalui basis kegiatan di beberapa tempat yang menjadi dampingan tersebut.

dari diskusi perencanaan program yang dilakukan, disepakati program kerja yang akan dilakukan oleh KSU BMJ tersebut diantaranya Unit Simpan Pinjam, Penyediaan Toserba dan Usaha Pertanian.


SUMBER : ONLINE PELITA

No comments:

Post a Comment